Fisheries Fun Day: Bersama, Bersenang dan MempereratSilahturahmi Mahasiswa Perikanan, Himpunan Mahasiaswa Perikanan UTU Sukses Gelar SIAP Angkatan 2026

04 Okt 2026 | Berita

Kuala Pesisir | Nagan Raya, Sabtu 04 Oktober 2026 — Di tengah dinamika akademik dan tantangan isu lingkungan global, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perikanan Universitas Teuku Umar (UTU) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kohesi sosial sekaligus kesadaran ekologis. Melalui perhelatan akbar bertajuk “Silaturahmi Aneuk Perikanan (SIAP) 2026”, ratusan mahasiswa, dosen, dan alumni melebur dalam balutan tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Solidaritas, dan Menjaga Bahari” yang digelar di Pantai Lhok Raja, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu 03 September 2026.

Kegiatan tahunan ini tidak hanya sekadar menjadi ajang ramah tamah, melainkan sebuah simpul strategis bagi keluarga besar Perikanan UTU untuk memperluas jejaring, berbagi literasi pengalaman, dan memperkokoh sinergi lintas angkatan. Pelaksanaan SIAP 2026 dipimpin oleh Asraf Muzafar selaku Ketua Panitia, bersama jajaran kepanitiaan yang turut bekerja sama dalam mempersiapkan dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Kolaborasi antara panitia, pengurus HMJ Perikanan, mahasiswa, serta berbagai elemen keluarga besar Perikanan UTU menjadi salah satu faktor penting dalam terlaksananya kegiatan tersebut.

Ketua HMJ Perikanan UTU, Aminul Rifki, dalam orasi sambutannya menegaskan bahwa esensi dari kegiatan SIAP 2026 melampaui seremoni pertemuan satu hari. “Hari ini adalah momentum kita untuk bersilaturahmi, tetapi silaturahmi ini bukan hanya sampai di kegiatan ini. Di mana pun kita berada dan kapan pun waktunya, kita tetap menjadi satu keluarga Perikanan. Mari terus menjaga hubungan ini dan bersama-sama memajukan sektor Perikanan yang berkelanjutan,” tegas Aminul di hadapan para peserta.

Sebagai ruang transfer wawasan dan intelektualitas, SIAP 2026 turut menghadirkan akademisi UTU, Akbardiansyah, S.Kel., M.Si. Dalam sesinya, ia membedah secara mendalam urgensi penerapan nilai-nilai kekeluargaan sebagai fondasi utama dalam mengarungi dinamika di dunia perikanan dan kelautan. Tak ketinggalan, Muhammad Yusuf, S.Pi., perwakilan alumni angkatan 2017, hadir mendedikasikan waktunya untuk berbagi potret realitas dunia kerja serta strategi bertahan bagi mahasiswa pascakampus nanti.

Gema inklusivitas dan kebersamaan dalam acara ini semakin terasa pekat dengan hadirnya dukungan penuh dari berbagai elemen Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di lingkungan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Delegasi mahasiswa dari jurusan Sumber Daya Akuatik, Akuakultur, Ilmu Kelautan, hingga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tampak berbaur tanpa sekat.

Menyandang identitas sebagai mahasiswa perikanan, aksi nyata menjaga ruang hidup maritim menjadi kewajiban mutlak. Setelah mencairkan suasana melalui berbagai permainan edukatif dalam Fun Day Perikanan, klimaks dari kegiatan SIAP 2026 diwujudkan melalui Aksi Bersih Pantai di pesisir Lhok Raja. Gerakan komunal ini merupakan manifestasi konkret kepedulian “Aneuk Perikanan” terhadap ancaman polusi laut sekaligus upaya pelestarian ekosistem pesisir.

Menjelang senja, perhelatan ini ditutup dengan resonansi kebanggaan yang menggema di bibir pantai. Seluruh peserta dengan lantang menyerukan yel-yel kebanggaan yang menjadi simbol satu suara, satu napas, dan satu tekad dalam memajukan kejayaan bahari Nusantara.

“Salam Bahari! Salam Jaya Selalu! Perikanan! Jayalah Perairanku!” teriak ratusan mahasiswa serentak.

SIAP 2026 telah membuktikan bahwa ruang-ruang kemahasiswaan mampu bertransformasi menjadi katalisator persaudaraan yang kuat, selaras dengan kepedulian nyata terhadap ibu pertiwi dan lautnya.

Laporan: Aminul Rifki | Editor: Iyan Almisbah | Foto: Istimewa

 

 

 

Chandra