Meulaboh | Universitas Teuku Umar, 23 September 2026 – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Universitas Teuku Umar (UTU) dalam ajang UTU Awards 12th. Dua kelompok mahasiswa berhasil meraih prestasi pada dua kategori berbeda melalui inovasi yang mengangkat potensi sumber daya kelautan dan pesisir menjadi produk bernilai tambah.
Kelompok pertama berhasil meraih Harapan 1 pada kategori Entrepreneurial Research melalui inovasi berjudul “Tempe-Seaweed Flour: Inovasi Tepung Rumput Laut Sargassum plagiophyllum Difermentasi Tempe sebagai Pangan Fungsional Kaya Antioksidan.” Kelompok tersebut beranggotakan Najam Rama, Rahniatin, dan Hendri Kurniawan. Inovasi Tempe-Seaweed Flour mengembangkan pemanfaatan rumput laut Sargassum plagiophyllum sebagai bahan pangan melalui proses fermentasi dengan tempe. Gagasan tersebut menjadi salah satu bentuk pengembangan hasil riset kelautan ke arah produk pangan fungsional. Pemanfaatan rumput laut sebagai bahan dasar produk juga membuka peluang pengembangan komoditas lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan potensi ekonomi.
Sementara itu, prestasi lainnya diraih oleh kelompok mahasiswa yang berhasil menjadi Juara 1 pada kategori Innovative Product Based on Agro and Marine Industry melalui inovasi “Eco-Scrub: Inovasi Body Scrub Zero Waste dari Limbah Teh Rumput Laut dan Buah Pedada Mangrove untuk Kulit Anti-Aging.” Kelompok ini terdiri atas Mifthahul Rizqi, Azhari Ramadhan, dan Eva Ersia Ananda. Eco-Scrub mengusung konsep zero waste dengan memanfaatkan limbah teh rumput laut dan buah pedada mangrove sebagai bahan dalam pengembangan produk body scrub. Inovasi tersebut menunjukkan upaya mahasiswa dalam mengembangkan bahan berbasis sumber daya pesisir sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan bahan yang berpotensi menjadi limbah menjadi produk dengan nilai guna dan nilai ekonomi.
Dekan FPIK UTU, Prof. Dr. Ir. Ismail Sulaiman, S.TP., Maitrise., M.Sc., IPU., ASEAN Eng., sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh kedua kelompok mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan pada ajang yang bergengsi ini yaitu UTU Awards.
“Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengembangkan potensi sumber daya kelautan dan pesisir menjadi inovasi yang memiliki nilai tambah. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghasilkan produk maupun penelitian yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. Dr. Ir. Ismail Sulaiman.
Kedua kelompok mahasiswa tersebut dibina oleh Mohamad Gazali, S.Pi., M.Si., Ph.D. Pendampingan yang diberikan mendorong mahasiswa untuk mengembangkan ide berbasis penelitian sekaligus mengarahkannya menjadi inovasi yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.
Prestasi yang diraih kedua kelompok tersebut juga memperlihatkan keberagaman ruang inovasi dalam bidang ilmu kelautan. Tempe-Seaweed Flour mengangkat aspek pangan fungsional dan hilirisasi hasil penelitian rumput laut, sedangkan Eco-Scrub mengembangkan produk kosmetik berbasis sumber daya pesisir dengan pendekatan zero waste. Kedua inovasi tersebut menunjukkan bahwa sumber daya kelautan dan pesisir tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk inovatif melalui pendekatan riset, teknologi, kreativitas, dan kewirausahaan. Hal ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan sumber daya laut secara produktif dengan tetap memperhatikan keberlanjutan.
Keberhasilan mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan pada UTU Award diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan gagasan kreatif dan inovatif. Selain menjadi kebanggaan bagi Program Studi Ilmu Kelautan dan FPIK UTU, capaian tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya generasi muda kelautan yang mampu menghasilkan inovasi berbasis potensi lokal dan memiliki daya saing.
Dua penghargaan, dua inovasi, satu semangat: mengubah potensi sumber daya kelautan menjadi karya yang bernilai dan bermanfaat.
Laporan: Sri Wahyuni | Editor: Iyan Almisbah | Foto: Istimewa

