Aceh Barat Daya | Susoh – Mahasiswi Program Studi Sumber Daya Akuatik melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Aceh Barat Daya sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman dan pengalaman mahasiswa dalam bidang perikanan. Kegiatan PKL ini dilaksanakan dari 21 Juli 2026 sampai tanggal 21 Agustus 2026 acara ini juga diikuti dengan penandatangan Surat Perjanjian Kerjasama antara program Studi Sumber Daya Akuatik dengan PPI Ujong serangga.

Pada tahapan pengantaran tim dari Prodi Sumber Daya Akuatik disambut oleh Bapak Kayyis Affif Musawir, S.Pi dan pada tahap penjemputan tim dari Prodi Sumber Daya Akuatik disambut oleh Bapak Mas Dedi, A.Md.Pel.
Kegiatan PKL tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswi untuk mengenal secara langsung aktivitas perikanan yang berlangsung di lapangan, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan pendaratan hasil tangkapan, penanganan ikan, serta berbagai aktivitas nelayan dan pelaku usaha perikanan di kawasan PPI.
Selama pelaksanaan PKL, mahasiswi melakukan pengamatan terhadap berbagai aktivitas perikanan dan memperoleh pengalaman mengenai proses pengelolaan hasil tangkapan sejak ikan didaratkan hingga memasuki tahap penanganan dan distribusi. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami kondisi nyata pengelolaan sumber daya perikanan serta permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan pelaku usaha perikanan.
Selain kegiatan observasi, pelaksanaan PKL juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan bidang perikanan. Pengetahuan yang diperoleh di lapangan diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara materi pembelajaran yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik pengelolaan sumber daya perairan secara nyata.
Program Studi Sumber Daya Akuatik terus mendorong mahasiswa untuk memperoleh pengalaman pembelajaran di luar kelas melalui kegiatan praktik lapangan. Melalui kegiatan PKL di PPI Aceh Barat Daya, mahasiswa diharapkan memiliki wawasan yang lebih luas mengenai sektor perikanan serta mampu mengembangkan keterampilan yang dapat mendukung kompetensi akademik dan profesionalnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu memahami dan berkontribusi terhadap pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan, khususnya di wilayah pesisir Aceh. Ketua Program Studi Sumber Daya Akuatik yang dihadiri oleh Ketua Jurusan Nabil Zurba, S.Pi., M.Si mengatakan “kami berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif kepada mahasiswa melalui kerja sama dan kegiatan lapangan yang relevan dengan kebutuhan sektor perikanan dan kelautan”.
Laporan: Nabil Zurba | Editor: Iyan Almisbah | Foto: Istimewa

