Perkuat Sinergi Akademik dan Tata Kelola Kelautan, Prodi Sumber Daya Akuatik FPIK UTU Jalin Kerja Sama Strategis dengan DKP Aceh

16 Sep 2026 | Berita, Kerjasama, Prodi Sumberdaya Akuatik

Banda Aceh | Aceh — Komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi serta memperluas jejaring kolaborasi kembali dibuktikan oleh Program Studi (Prodi) Sumber Daya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Teuku Umar (UTU). Pada hari Jumat, tanggal 11 September 2026, Prodi Sumber Daya Akuatik FPIK UTU secara resmi melaksanakan pertemuan penting sekaligus penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh serta UPTD Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Daerah (PKKPD) Aceh. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata institusi pendidikan dalam menjembatani dunia akademik dengan instansi pemerintah, khususnya dalam hal pengembangan kompetensi mahasiswa, riset aplikatif, serta tata kelola sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan di Provinsi Aceh.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, penandatanganan SPK dan pembahasan kerja sama strategis dibagi ke dalam beberapa agenda utama bersama para pejabat terkait di lingkungan DKP Aceh:

1. Koordinasi dan Penguatan Perikanan Tangkap Bersama DKP Aceh 

Pertemuan penting pertama dilaksanakan bersama Bapak Samsul Bahri, S.Pi., M.P., yang menjabat sebagai Kepala Bidang Perikanan Tangkap pada Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh. Dalam pertemuan tersebut, Bapak Samsul Bahri, yang turut memimpin koordinasi pengawasan sumber daya kelautan, menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Diskusi mendalam dilakukan terkait pentingnya pengawasan sumber daya kelautan yang ketat serta bagaimana dunia kampus dapat mengambil peran melalui kajian ilmiah dan dukungan data lapangan untuk mendukung pengelolaan sektor perikanan tangkap yang bertanggung jawab.

2. Kolaborasi Strategis Konservasi Perairan Bersama UPTD PKKPD Aceh 

Agenda kerja sama berikutnya dilangsungkan bersama Bapak Irwandi, S.Pi., selaku Ketua UPTD Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Daerah (PKKPD) Aceh. Kerja sama ini difokuskan pada upaya pelindungan, pemanfaatan, dan pemeliharaan ekosistem kawasan konservasi perairan di wilayah Aceh. Melalui sinergi ini, kawasan konservasi diharapkan dapat menjadi laboratorium alam yang ideal bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pelaksanaan riset kelautan.

Secara substansial, naskah Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) yang disepakati ini memuat berbagai poin krusial yang berfokus pada pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi, di antaranya: 

    • Praktik Kerja Lapangan (PKL): Memberikan kesempatan kepada mahasiswa Prodi Sumber Daya Akuatik FPIK UTU untuk mengenal lebih dekat dunia kerja nyata, memahami dinamika birokrasi pemerintahan, serta melihat langsung operasional teknis di lapangan.
    • Program Magang: Memfasilitasi mahasiswa agar dapat mengaplikasikan ilmu teoretis yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam dunia profesional, sehingga lulusan UTU memiliki kesiapan kerja yang matang dan berdaya saing tinggi.
    • Kolaborasi Penelitian: Mendorong dosen dan mahasiswa untuk melakukan riset bersama pihak DKP Aceh dan UPTD PKKPD Aceh guna memecahkan berbagai permasalahan nyata yang dihadapi oleh para nelayan maupun pengelola kawasan konservasi.

Melalui penandatanganan SPK ini, Prodi Sumber Daya Akuatik FPIK UTU dan pihak DKP Aceh maupun UPTD PKKPD Aceh optimis bahwa kolaborasi ini akan memberikan dampak positif yang luas. Tidak hanya bagi peningkatan kualitas lulusan mahasiswa yang mandiri dan terampil, tetapi juga bagi kemajuan sektor kelautan dan perikanan di Aceh secara keseluruhan melalui dukungan riset yang kredibel dan berbasis data empiris di lapangan. Kegiatan yang berlangsung secara khidmat dan lancar tersebut diakhiri dengan penandatanganan dokumen kerja sama serta sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kuat dalam membangun sinergi antara dunia akademisi dan instansi pemerintah daerah. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar terus berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang unggul di bidang sumber daya akuatik, riset kelautan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan kelautan dan perikanan regional maupun nasional.

Laporan: Mira Mauliza Rahmi | Editor: Iyan Almisbah | Foto: Istimewa

Chandra