Meulaboh | Aceh Barat — Dalam upaya memperkuat wawasan global serta meningkatkan kualitas pendidikan berstandar internasional, Program Studi Sumber Daya Akuatik sukses menyelenggarakan Kuliah Umum Kelas Internasional secara luring pada Senin (7/9/2026). Berlangsung di Ruang Kelas Prodi Sumber Daya Akuatik, Meulaboh, forum ilmiah ini menghadirkan pakar ekologi perairan dari School of Biological Sciences Universiti Sains Malaysia (USM), Dr. Shuhaida Shuib (PhD), sebagai narasumber utama. Kegiatan yang disambut antusias oleh mahasiswa lintas angkatan dan jajaran dosen ini dirancang sebagai wadah transfer pengetahuan sekaligus pengetatan jejaring akademis lintas negara dalam merespons tantangan global pengelolaan ekosistem pesisir dan laut.
Sesi pemaparan materi diawali dengan pembahasan mendalam mengenai ekologi mangrove dan peran krusial makrofauna serta organisme benthik sebagai indikator utama kesehatan lingkungan perairan. Dr. Shuhaida memaparkan klasifikasi sedimen hingga pendekatan metodologi pengumpulan sampel yang efektif untuk riset ekosistem pesisir. Selain itu, ia mengulas keanekaragaman hayati perairan secara spesifik dengan menyoroti karakteristik morfologi dan adaptasi ekologis berbagai jenis kepiting yang mendiami kawasan mangrove.


Isu strategis lain yang turut dikupas secara tajam adalah konsep dasar biosekuriti perairan dalam mengantisipasi ancaman spesies asing invasif. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa keberadaan spesies invasif tidak hanya mengancam kelangsungan hidup organisme lokal dan menurunkan kualitas lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada sektor sosial-ekonomi masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup pada sumber daya laut. Pembahasan ini memberikan pemahaman aplikatif kepada peserta mengenai pentingnya proteksi ekosistem lokal dari potensi ancaman biologis luar. Melalui kelas internasional ini, civitas akademika tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis melainkan juga gambaran praktik metodologi penelitian lapangan mutakhir berstandar internasional. Pihak pengelola Program Studi Sumber Daya Akuatik menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dr. Shuhaida Shuib dan USM, serta berharap inisiatif ini menjadi pijakan awal bagi lahirnya kerja sama akademis yang lebih luas, seperti riset kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, hingga program pertukaran mahasiswa di masa depan.
Laporan: Irhami | Editor: Iyan Almisbah | Foto: Istimewa

