Meulaboh | Aceh Barat, 22 Januari 2026 — Upaya membangun generasi muda yang memiliki pemahaman mengenai tata kelola dan pemanfaatan potensi sumber daya perairan merupakan langkah preventif dalam manajemen pengelolaan kawasan di masa mendatang. Hal ini menjadi penting mengingat generasi muda kelak akan berperan sebagai pemimpin, pelaku usaha, maupun bagian dari sektor industri yang aktivitasnya memberikan dampak langsung terhadap lingkungan perairan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap edukasi tersebut, Program Studi Sumber Daya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Teuku Umar menjalin kerja sama dengan SMA Negeri 2 Meulaboh. Kerja sama ini secara resmi disepakati melalui penandatanganan nota kesepahaman oleh Kepala SMA Negeri 2 Meulaboh, Burhanuddin, S.Pd., M.Pd., sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan literasi dan kepedulian siswa terhadap pengelolaan sumber daya perairan yang berkelanjutan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi edukasi pengelolaan sumber daya perairan yang diikuti oleh siswa/i SMA Negeri 2 Meulaboh. Acara ini didampingi langsung oleh Kepala Sekolah Burhanuddin, S.Pd., M.Pd., serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, H. Mukhtaruddin Baya, S.Pd.I. Materi disampaikan oleh dosen Program Studi Sumber Daya Akuatik, yaitu Roni Arif Munandar, S.Kel., M.Si., Eka Lisdayanti, S.Kel., M.Si., Friyuanita Lubis, S.Pi., M.Sc., Mira Mauliza Rahmi, S.ST.Pi., M.Si., dan Lusi Lanstria, S.Pi.
Adapun materi yang disampaikan meliputi pengenalan potensi sumber daya perairan di Kabupaten Aceh Barat, keterkaitannya dengan proses hilirisasi di sektor perairan, serta strategi pengelolaan sumber daya yang baik dan berkelanjutan. Kegiatan ini dihadiri oleh sebagian besar siswa kelas XII SMA Negeri 2 Meulaboh dan ditutup dengan pengenalan Program Studi Sumber Daya Akuatik kepada siswa/i yang berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Laporan: Nabil Zurba | Editor: Iyan Almisbah | Foto: Istimewa
