Meulaboh | Aceh Barat, 20 November 2025 – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Teuku Umar (UTU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor perikanan lokal. Dua orang dosen dari Program Studi Perikanan, Hafinuddin, S.Pi., M.Sc dan Rahmawati, SP., M.Si., dipercaya menjadi narasumber utama dalam kegiatan peningkatan kapasitas yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Aceh Barat.
Kegiatan yang bertajuk “Peningkatan Kapasitas Nelayan Skala Kecil dan Pembinaan Kelompok Usaha Bersama (KUB)” ini sukses dilaksanakan di Aula DKP Aceh Barat pada hari Selasa, 19 November 2025. Acara ini secara khusus menargetkan para nelayan skala kecil yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) di seluruh Kabupaten Aceh Barat.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Barat, Dr. Bos Ariadi Muis, S.P., M.Si menyampaikan pentingnya kolaborasi ini. “Kami berterima kasih kepada FPIK UTU yang telah mengirimkan akademisi terbaiknya. Pembinaan ini sangat esensial karena tidak hanya menyentuh aspek teknis penangkapan ikan, tetapi juga penguatan manajemen kelompok dan pengelolaan keuangan yang merupakan pondasi utama agar nelayan di Kabupaten Aceh Barat dapat mandiri dan berkelanjutan,” ujar beliau. Sementara itu, Dekan FPIK UTU, Prof. Dr. Ir. Ismail Sulaiman, S.TP., Maitrise., M.Sc., IPU., ASEAN Eng menambahkan kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah merupakan kunci untuk memajukan kesejahteraan nelayan. Kami sangat mengapresiasi DKP Aceh Barat atas inisiatif kegiatan yang sangat dibutuhkan ini. Selain itu, Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Aceh Barat, Erfan, SP., M.Si., menekankan pentingnya pembinaan ini sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf hidup nelayan.
Dua narasumber dari Prodi Perikanan FPIK UTU membawakan materi yang strategis dan relevan dengan kebutuhan para nelayan. Narasumber pertama, Rahmawati, SP., M.Si., fokus pada penguatan aspek kelembagaan dan manajerial kelompok. Materi yang disampaikan meliputi Manajemen Kelompok dan Pengelolaan Keuangan serta Peningkatan Kepemimpinan Kelompok. Materi ini bertujuan untuk memastikan KUB dapat beroperasi secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. Narasumber kedua, Hafinuddin, S.Pi., M.Sc., memaparkan materi teknis yang sangat dibutuhkan di lapangan. Topik yang dibawakan adalah Peningkatan Kemampuan Teknis Perawatan Kapal Penangkap Ikan dan Pengembangan Produksi Hasil Tangkapan Ikan. Pengetahuan ini penting untuk menekan biaya operasional, memperpanjang usia pakai aset, dan memaksimalkan hasil tangkapan. Acara ini disambut dengan antusiasme yang sangat tinggi dari para peserta. Para nelayan yang hadir aktif berinteraksi, mengajukan berbagai pertanyaan, dan berbagi pengalaman lapangan yang memperkaya diskusi. Hal ini mencerminkan semangat para nelayan di Kabupaten Aceh Barat untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan diri demi kemajuan usaha mereka. Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan para nelayan skala kecil, sehingga mampu meningkatkan produktivitas, daya saing, dan pada akhirnya, kesejahteraan ekonomi keluarga nelayan di Kabupaten Aceh Barat.
Laporan: Ikhsanul Khairi | Editor : Iyan Almisbah | Foto: Istimewa
