Cetak Generasi Maritim Unggul, Empat Srikandi Sapu Bersih Predikat Lulusan Terbaik pada Yudisium ke-19 FPIK UTU

18 Sep 2026 | Berita, Prodi Akuakultur, Prodi Ilmu Kelautan, Prodi Megister Ilmu Perikanan, Prodi Perikanan, Prodi Sumberdaya Akuatik

Meulaboh | Universitas Teuku Umar, 17 September 2026 – Sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam mencetak sumber daya manusia maritim yang unggul, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Teuku Umar (UTU) kembali menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Yudisium ke-19. Acara yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini menandai lahirnya generasi baru sarjana yang siap berkontribusi bagi sektor perikanan dan kelautan nasional, yang berlangsung pada Kamis (17/9/2026), prosesi Rapat Senat Terbuka ini secara resmi dibuka oleh Ketua Senat FPIK UTU, Mahendra, S.Pi., M.Si.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, acara yudisium ini dihadiri oleh jajaran pimpinan strategis Universitas dan Fakultas. Tampak hadir Rektor Universitas Teuku Umar Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd yang diwakili oleh Wakil Rektor I Dr. Ir. Aman Yaman, M. Agri.Sc., serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UTU, Dr. Hamdi Harmen, S.E., M.M., yang turut memberikan dukungan semangat kepada para lulusan. Selain itu, seluruh anggota Senat Fakultas, Wakil Dekan II Sufal Diansyah, S.Kel., M.Si., para Sekretaris Jurusan (Sekjur) di lingkup FPIK UTU, perwakilan dosen dari masing-masing program studi, serta para orang tua/wali yudisiawan/i hadir memenuhi ruangan, menjadi saksi keberhasilan para mahasiswa.

Dalam laporannya, Wakil Dekan I FPIK UTU, Dr. Muhammad Rizal, S.Pi., M.Si., menjabarkan capaian impresif dari lulusan periode ini. Pada Yudisium ke-19, FPIK UTU resmi melepas 59 orang sarjana baru.

“Dari total 59 yudisiawan/i, lulusan perempuan mendominasi dengan jumlah 39 orang, sementara lulusan laki-laki berjumlah 20 orang. Kualitas akademik yang ditunjukkan juga sangat membanggakan,” tegas Dr. Muhammad Rizal dalam laporannya.

Rincian predikat kelulusan pada periode ini adalah: Pujian (Cumlaude): 14 orang (23,72%), Sangat Memuaskan: 30 orang (50,84%) dan Memuaskan: 15 orang (25,42%)

Puncak kebanggaan akademik diumumkan saat pengukuhan lulusan terbaik dari masing-masing program studi. Empat srikandi maritim berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi: Ummu Uzma. Mz, S.Kel. – Lulusan Terbaik Prodi Ilmu Kelautan dengan IPK 3,93, Razelia Aizura Filzah, S.Pi. – Lulusan Terbaik Prodi Akuakultur dengan IPK 3,89, Wahyuni Sadida, S.Pi. – Lulusan Terbaik Prodi Sumberdaya Akuatik dengan IPK 3,88 dan Ega Sintia, S.Pi. – Lulusan Terbaik Prodi Perikanan dengan IPK 3,77.

Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Ir. Ismail Sulaiman, S.TP., M.Sc., IPU, ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi dan pesan mendalam kepada para lulusan. Beliau mengingatkan bahwa gelar sarjana bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membawa inovasi dan solusi nyata bagi tantangan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia.

“Seseorang dikatakan sukses bukan karena sudah mempunyai kerja, bukan juga banyak uang dan bukan juga ada jabatan di tempat kerja, akan tetapi seseorang yang dikatakan sukses itu adalah orang yang banyak memberikan ilmu yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar terutama masyarakat,” tegas Prof. Ismail Sulaiman.

Suasana semakin emosional ketika memasuki sesi penyampaian kesan dan pesan. Perwakilan yudisiawan/i menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para dosen yang telah membimbing mereka melewati berbagai tantangan akademik. Tak kalah mengharukan, perwakilan orang tua/wali lulusan turut naik ke mimbar, menyampaikan rasa syukur dan bangga melihat anak-anak mereka kini siap menyongsong masa depan sebagai sarjana yang kompeten.

Guna memecah keharuan dan menambah semarak acara, panitia juga menyisipkan berbagai selingan hiburan yang meriah. Penampilan seni dari salah satu alumni FPIK UTU turut mewarnai perayaan ini, menciptakan perpaduan suasana yang khidmat, haru, sekaligus penuh suka cita.

Yudisium ke-19 ini kembali mengukuhkan posisi FPIK Universitas Teuku Umar sebagai salah satu motor penggerak pendidikan tinggi di pesisir barat selatan Aceh, yang terus produktif mencetak lulusan berdaya saing global untuk kejayaan maritim Nusantara.

Laporan: Suryanita | Editor: Iyan Almisbah | Foto: Tim Media FPIK UTU

Chandra