Meulaboh | Aceh Barat – Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Teuku Umar kembali memperkuat kerja sama akademik dan riset bersama University Sains Malaysia melalui kegiatan pelatihan analisis data bioekologi dengan pendekatan statistik. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 4 September 2026, bertempat di Laboratorium Biodiversitas dan Genetika Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Teuku Umar. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari University Sains Malaysia, yaitu Dr Shuhaida Shuib dan Lau Qi Jin. Pelatihan diikuti oleh dosen dan mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dalam mengelola, menganalisis, dan menginterpretasikan data hasil penelitian bidang kelautan dan bioekologi.
Pelatihan diawali dengan pembahasan mengenai persiapan dataset menggunakan Microsoft Excel. Peserta diperkenalkan pada tahapan penataan data, pemeriksaan kelengkapan dataset, pengelompokan variabel, serta penyusunan data agar siap digunakan dalam proses analisis statistik. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam penelitian karena kualitas dan struktur data sangat menentukan ketepatan hasil analisis.


Selanjutnya, peserta mendapatkan pelatihan analisis data menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences. Materi disampaikan secara aplikatif dengan menggunakan studi kasus data bioekologi dari wilayah yang mengalami pencemaran dan reklamasi. Pendekatan tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana metode statistik dapat digunakan untuk mengidentifikasi pola, perbedaan, maupun hubungan antarvariabel dalam suatu ekosistem pesisir.
Tidak hanya menerima materi, para peserta juga terlibat langsung dalam simulasi analisis data. Dengan pendampingan narasumber, dosen dan mahasiswa melakukan tahapan pengolahan dataset hingga membaca dan menginterpretasikan hasil analisis. Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai kemungkinan permasalahan yang dapat muncul dalam penelitian lapangan maupun pengolahan data. Menariknya, kegiatan juga diperkaya dengan contoh kasus dari wilayah pesisir Malaysia. Pengalaman penelitian dan persoalan bioekologi yang terjadi di kawasan pesisir Malaysia menjadi bahan pembelajaran untuk memperluas perspektif peserta dalam memahami dinamika ekosistem pesisir di kawasan Asia Tenggara.
Melalui kegiatan ini, kolaborasi antara Universitas Teuku Umar dan University Sains Malaysia tidak hanya menjadi ruang pertukaran pengetahuan, tetapi juga mendorong terbentuknya kapasitas akademik dan riset yang lebih kuat. Kegiatan diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan analisis penelitian yang lebih sistematis, berbasis data, serta relevan dengan berbagai persoalan lingkungan pesisir dan kelautan.
Laporan: Samsul Bahri | Editor: Iyan Almisbah | Foto: Istimewa

