Dari Sungai ke Laboratorium: Kolaborasi UTU–USM Perkuat Pembelajaran Produktivitas Perairan

05 Sep 2026 | Berita, Prodi Sumberdaya Akuatik, SDGs

ACEH BARAT – Rangkaian USM–UTU International Collaboration Programme 2026 terus berlanjut. Setelah sebelumnya mahasiswa terjun langsung melakukan pengamatan dan pengambilan sampel di perairan, kegiatan pada Jumat (4/9/2026) memasuki tahap lanjutan melalui praktikum dan analisis sampel di Laboratorium Produktivitas Lingkungan Perairan (Proling), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Universitas Teuku Umar (UTU). Kegiatan hari ketiga ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa Program Studi Sumber Daya Akuatik. Berbeda dengan kegiatan sebelumnya yang berlangsung di lapangan, mahasiswa kini membawa pengalaman dan sampel hasil pengamatan ke laboratorium untuk dianalisis lebih lanjut.

Sejak pagi, suasana Laboratorium Produktivitas Lingkungan Perairan tampak aktif dengan mahasiswa yang mengikuti setiap tahapan praktikum. Kegiatan tersebut mendapat pendampingan dan arahan langsung dari pihak Universiti Sains Malaysia (USM), yakni Dr. Syuhaidah, bersama dua akademisi USM, Lau Qi Jin dan Aina. Ketiganya memberikan pengarahan kepada mahasiswa selama proses kegiatan laboratorium berlangsung hingga menjelang pelaksanaan salat Jumat. Mahasiswa diarahkan untuk memahami tahapan pengamatan dan analisis sampel secara lebih sistematis, mulai dari penanganan sampel hingga penggunaan berbagai peralatan laboratorium.

Tidak hanya berfokus pada proses teknis, kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi antara mahasiswa dan para akademisi. Suasana pembelajaran berlangsung interaktif, di mana mahasiswa memperoleh arahan secara langsung mengenai pentingnya ketelitian, ketepatan prosedur, serta konsistensi dalam setiap tahapan pengamatan.

Proses tersebut menjadi pengalaman baru bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana data hasil kegiatan lapangan dapat dikembangkan melalui tahapan analisis di laboratorium. Pembelajaran tidak lagi hanya berpusat pada teori, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat secara aktif dalam proses ilmiah.Usai pelaksanaan shalat Jumat, kegiatan kembali dilanjutkan di Laboratorium Produktivitas Lingkungan Perairan. Pada sesi siang, praktikum dipimpin oleh Aina, yang melanjutkan pendampingan mahasiswa dalam proses pengamatan dan analisis sampel.

Di bawah arahannya, mahasiswa kembali mengikuti tahapan praktikum dengan lebih mendalam. Aina turut mendorong mahasiswa untuk aktif memahami setiap proses yang dilakukan serta tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga memahami tahapan dan metode yang digunakan selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan laboratorium ini menjadi penghubung penting antara pembelajaran lapangan dan proses analisis ilmiah. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami bahwa setiap data yang dikumpulkan dari lingkungan perairan membutuhkan proses pengamatan dan analisis yang teliti agar dapat memberikan gambaran yang lebih baik mengenai kondisi perairan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa Program Studi Sumber Daya Akuatik UTU memperoleh pengalaman pembelajaran yang lebih komprehensif, mulai dari kegiatan pengambilan sampel di lapangan hingga proses pengamatan dan analisis di laboratorium.

Laporan: Irhami | Editor: Iyan Almisbah | Foto: Istimewa

Chandra