MEULABOH, (1/9/2026) – Program Studi Sumber Daya Akuatik (SDA) menggelar pertemuan diskusi teknis Program Studi Sumber Daya Akuatik bersama Universiti Sains Malaysia (USM) mematangkan persiapan pengumpulan data lapangan melalui diskusi teknis di Sekretariat Prodi Sumber Daya Akuatik, Meulaboh, pada Selasa (1/9/2026). Pertemuan yang berlangsung pukul 14.00 hingga 15.30 WIB ini dihadiri langsung oleh perwakilan USM, Dr. Shuhaida Shuib, bersama asistennya, Dr. Azma. Agenda utama diskusi difokuskan pada penyelarasan kegiatan prodi, pemetaan strategi pengambilan sampel, serta penentuan titik-titik lokasi sampling yang disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.
Rangkaian pengambilan sampel lapangan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada Rabu dan Kamis, 2–3 September 2026. Pada hari pertama, tim mengalokasikan fokus kegiatan pada pengambilan sampel biota akuatik berupa bentos di kawasan mangrove Kuala Bubon. Proses pengambilan sampel tersebut dilakukan pada tiga titik lokasi menggunakan perahu nelayan berkapasitas 15 orang yang telah disiapkan oleh tim.
Memasuki hari kedua, riset dilanjutkan dengan pengukuran kualitas air dan pengambilan sampel plankton di sepanjang aliran Sungai Meurebo dari hulu ke hilir. Pengamatan di sungai ini dibagi ke dalam tiga titik krusial, dimulai dari kawasan hulu yang masih alami dan bebas aktivitas manusia, area tengah yang terpengaruh oleh pemukiman warga, hingga kawasan hilir yang memiliki intensitas aktivitas masyarakat tinggi seperti Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan area tambat perahu nelayan.
Kolaborasi riset lapangan ini diharapkan mampu memberikan data ekologis yang akurat bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Di samping itu, langkah ini menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama akademis serta penelitian antarinstansi dalam bidang pengelolaan sumber daya perairan.
Laporan: Irhami | Editor: Iyan Almisbah | Foto: Istimewa

