Meulaboh | Aceh Barat, 04 Maret 2026 — Dalam upaya menghasilkan penelitian dan program pengabdian kepada masyarakat yang inovatif serta berdampak nyata bagi lingkungan, kolaborasi lintas institusi pendidikan tinggi menjadi hal yang krusial. Mewujudkan hal tersebut, Dosen Program Studi Sumber Daya Akuatik, Neneng Marlian, S.Pi., M.Si., diundang secara khusus menjadi Reviewer Eksternal dalam Seminar Proposal Penelitian dan Pengabdian Dosen di Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KKP) Dumai, Provinsi Riau.
Keterlibatan pihak eksternal sebagai reviewer bukan sekadar formalitas akademik. Evaluasi dari pakar yang memiliki kapasitas keilmuan relevan sangat dibutuhkan untuk menguji kelayakan, kebaruan (kebaruan), dan potensi implementasi dari sebuah proposal riset.
Berbekal pengalaman dan jam terbang yang mumpuni di bidang sumber daya akuatik, Neneng Marlian memberikan ulasan mendalam terhadap berbagai gagasan yang dipaparkan oleh para dosen Poltek KKP Dumai. Ia tidak hanya menyoroti substansi ilmiah, tetapi juga memberikan arahan strategis terkait penulisan dan metodologi.

“Sebuah riset dan pengabdian yang baik harus mampu menjawab permasalahan riil di masyarakat pesisir dan lingkungan perairan kita. Oleh karena itu, masukan dari kacamata eksternal sangat penting untuk mempertajam inovasi yang ditawarkan agar output yang direncanakan logis, terukur, dan dapat tercapai tepat waktu,” ujar Neneng Marlian di sela-sela kegiatan.
Dalam sesi pemaparan dan diskusi, Neneng juga membagikan pandangan strategisnya agar luaran (output) penelitian para dosen Poltek KKP Dumai dapat diakselerasi, baik untuk publikasi ilmiah maupun hilirisasi produk yang bermanfaat langsung bagi sektor kelautan dan perikanan daerah. Kehadiran dosen Prodi Sumber Daya Akuatik di Poltek KKP Dumai ini menjadi bukti nyata adanya pengakuan kompetensi akademisi secara nasional. Hal ini sekaligus mempererat sinergi antar-perguruan tinggi dalam memajukan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia.
Laporan: Nabil Zurba | Editor: Iyan Almisbah | Foto: Neneng Marlian

